Panduan Bagaimana Caranya bisnis impor barang dari china

Panduan Bagaimana Caranya bisnis impor barang dari china 
Siapa sih diantara kita yang tidak pernah sama-sekali menggunakan produk-produk atau barang-barang made in china ?, hampir dapat dipastikan lebih dari 90% masyarakat indonesia memiliki setidaknya lebih dari 10 barang buatan China yang tersimpan di rumah. Barang-barang tersebut tidak hanya tersimpan dan terpajang rapi di rumah, tetapi juga digunakan untuk meringankan pekerjaan kita sehari-hari terutama pekerjaan para ibu rumah tangga.

Biasanya pekerjaan rutin para ibu rumah tangga adalah mencuci pakaian, sekarang tengok lah semua peralatan mencuci pakaian yang anda gunakan, pasti saya yakin lebih dari 5 jenis peralatan mencuci anda adalah produk china alias made in china. 

Barang-barang made in china tidak hanya merajalela pada sektor barang elektronik saja, melainkan sudah merambah pada hampir semua produk yang lazim digunakan kita sehari-hari, misalnya jarum, peniti, penjepit kertas, zipper, dan bahkan buku dan kertas yang digunakan di kantor adalah barang-barang produk impor dari china.

dari kondisi yang telah saya paparkan diatas, barang-barang made in china sangat merajalela di pasaran, dan ironisnya barang-barang tersebut merupakan barang yang paling banyak dilirik oleh konsumen. Sesuai dengan hukum ekonomi, apabila suatu barang laris manis dipasaran, maka akan mendapatkan keuntungan yang besar. jadi dari sini kita bisa melihat oportunity yang sangat terbuka lebar dimana kita akan mendapatkan keuntungan besar jika kita berbisnis impor barang dari china.

Semenjak didirikannya sebuah bisnis ritel online Alibaba.com dengan CEO nya Jack Ma, bisnis importir barang-barang dari china semakin merajalela. faktanya sebelum Jack Ma mendirikan Alibaba.com, barang-barang impor dari china memang sudah banyak diminati oleh masyarakat kita, hal ini dikarenakan barang-barang impor dari china harganya cukup terjangkau, dan kualitasnya juga lumayan bagus. sehingga tidak heran apabila barang-barang china selalu diburu oleh masyarakat kita.

Di indonesia sendiri setidaknya ada 12 Tahapan Proses Impor Barang, tahapan-tahapan tersebut bisa anda pelajari dibawah ini :

Tahap Pertama
anda perlu mencari supplier yang bersedia mengirimkan barang dengan jumlah tertentu untuk diimpor ke indonesia

Tahap Kedua
Setelah menemukan supplier yang tepat, anda perlu menyepakati bagaimana sistem pembayaran yang di sepakati apakah secara tunai, Wesel, Barter atau cara pembayaran yang lain. nah perlu anda ketahui, apabila sistem pembayaran yang disepakati adalah Letter of Credit, maka anda sebagai importir harus membuka akses L/C pada bank Devisa lokal dengan menyertakan Purchase Order mengenai barang yang diimpor, kemudian bak Devisa lokal akan menghubungi pihak Bank di luar negeri (negara supplier) dan meminta pihak bank untuk mengkonfirmasi supplier tentang perjanjian dan kesepakatan kerja sama.

Tahap Ketiga
Setelah dikonfirmasi, maka Supplier mempersiapkan barang yang akan dikirim ke indonesia. pada tahapan ini Supplier juga wajib mengurus berbagai kelengkapan dokumen seperti dokumen Bill of Lading, Invoice, Packing List, dan beberapa dokumen lainnya. dokumen-dokumen tersebut wajib dikirimkan kepada importir melalui faksimile. dan juga dikirimkan kepada bank devisa jika pembayaran dengan sistem L/C.

Tahap Keempat
Periksa apakah anda sebagai importir sudah memiliki dokumen Pengajuan Impor Barang dan EDI System atau belum, jika belum maka anda harus menggunakan Jasa Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) untuk diregistrasi kedalam sistem dan pengiriman PIB.

Tahap Kelima
PIB wajib dimiliki oleh importir, karena didalam PIB termuat data Jumlah Bea Masuk, PPH dan Pajak lain yang harus anda bayar. Semua Dokumen yang diminta didalam PIB harus anda miliki dan dilengkapi.

Tahap Keenam
Anda sebagai importir harus membayar Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak kepada bank devisa

Tahap Ketujuh
Bank Devisa akan mengirimkan data ke Sistem Komputer Pelayanan Bea dan Cukai melalui Web-Based Elektronik Data Prosesing.

Tahap Kedelapan
anda dapat mengajukan validasi data PIB melalui www.insw.go.id. didalam proses ini juga dilakukan proses verifikasi perijinan terkait lartas, larangan dan atau pembatasan impor.

Tahap Kesembilan
Jika pada INSW terdapat kesalahan maka PIB anda akan ditolak, solusinya anda harus memperbaiki PIB terlebih dahulu. Namun jika INSW tidak ditemukan kesalahan, maka PIB akan secara otomatis dikirim ke SKP Bea dan Cukai

Tahap Kesepuluh
SKP akan memeriksa validasi data PIB dan Analyzing Point. Jika Validasi berhasil dan tidak ditemukan kesalahan, maka akan dilakukan penjaluran. Validasi PIB akan memunculkan beberapa indikasi, bila indikasi PIB masuk/terkena jalur hijau maka Surat Persetujuan Pengeluaran Barang langsung dapat diterbitkan. namun apabila PIB terkena jalur merah, maka petugas Bea dan Cukai harus melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang yang diimpor, hal ini biasanya notifikasi jalur merah terhadap barang yang terindikasi berbahaya (senjata, narkoba, benda tajam, dll). jika tidak ditemukan kesalahan maka SPPB dapat diterbitkan.

Tahap Kesebelas
Jika SPPB sudah diterbitkan, maka pihak importir akan menerima notifikasi dari Bea dan Cukai, kemudian SPPB akan dicetak melalui modul data PIB

Tahap Kedua belas
Selamat barang yang diimpor dapat anda distribusikan keluar dari pelabuhan setelah anda melampirkan dokumen asli dan SPPB.

Dari kedua belas Tahapan yang saya jelaskan diatas, saya yakin anda pasti puyeng setelah membacanya. mau import barang dari china kok susah ya, harus ngurus izin PIB, L/C, dan segala macem dokumen yang nggak akan selesai diurus 1-2 bulan, padahal bisnis saya perlu barang impor dari china sesegera mungkin. 

Nah, jika anda tidak ingin ribet dengan segala macam tetek bengek impor barang dari china, solusinya anda segera bergabung bersama Rendy Bharata Putra di Mr. Importir.

Program Pembelajaran Mr. Importir Akan membongkar Semua Tetek Bengek Keribetan Importir barang dari China (Luar Negeri)

Nah apa Saja yang akan dibongkar oleh Mas Rendy Bharata Putra dalam Program Panduan Bisnis Impor Barang dari China ? 


  1. Prosedur Impor Barang dari China Tanpa Harus Memikirkan Pajak Beacukai 
  2. Belanja Modal Minim Tetapi Harga Tetap Murah
  3. Cara Belanja Grosir di Online Market Lokal China
  4. Strategi Impor Barang dari China tetapi Tidak Perlu Datang ke China.
  5. Cara Cepat Menemukan Supplier /Pabrik yang Recommended.
  6. Teknik Melakukan Pembayaran yang Aman dan Nyaman.
  7. Strategi Melakukan Pengiriman yang Cepat, Aman dan Langsung Tiba di Alamat anda.
  8. Strategi Impor Barang Langsung dari Pabrik.
  9. Taktik Bernegosiasi dengan Supplier/Pabrik China.
  10. Praktek Menghitung Biaya yang Akan timbul dalam proses
  11. Praktek Impor Barang Online dari Website Lokal China Tanpa Harus Menguasai Bahasa China.
Ternyata Mas Rendy Bharata Putra memiliki teknik dasyat untuk menyederhanakan Tetek bengek Prosedur yang menghambat Bisnis Impor Barang dari China. Dengan Ilmu dan Teknik yang diberikan langsung oleh mentor yang sarat akan pengalaman yaitu, Mas Rendy Bharata Putra, anda akan langsung bisa menjadi seorang Importir Handal, yang berpotensi menghasilkan keuntungan lebih dari 15 juta/bulan





Powered by Blogger.